Friday, January 29, 2010

borang fail

bismillah..
hurm..
pasal borang tu..ikut la..ana memang tak reti pun..
oh..seriously..tak pandai..buat tu pun pandai-pandai je..n borang tu jadi pening..
tapi takpe..saya dah cuba..kan dib?
aah..wakaka
saya harap apa yang saya buat hanya kerana Allah..
tak kisahla awak siapa.
tapi kekadang prior knowledge tu buatku terlari niat..
bantu aku ya Rabb..
cool..
buat kerana Allah..penilaianNya jauh lebih utama.

Thursday, January 28, 2010

PRK??

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini..khamis..dok mengadap pc ni menunggu internet..oh dimanakah kamu..
Kalau takda internet camna nak wat keja..
Sementara menunggu internet to come in.nak bebel sikit kat sini..
Tapi pening la internet connection ni..dok pehe..
Hurm..

Hari ni..khamis..2 kali dah ulang
Pilihanraya kampus..
UPSI la..
Tapi mestila ana tak mengundi sebab dah lebih had umur..tak layak dah nak undi...haha
Pastinya ada dua phak yang bertanding
Pro-aspirasi vs pro-mahasiswa..

Alkisahnya..tak ambik tahu pun..n tak pi pun rapat umum..
Cuma tahu la siapa pro aspirasi n pro mahasiswa...
Alkisahnya..sekali lagi..
Pagi tadi on the way pi keja..
Sepanjang jalan ada kertas kecil bersepah-sepah..kat tepi-tepi jalan..
Mula2 tak perasan then tengok ada budak yang jalan kat depan sikit pi kutip satu kertas baru perasan..
ana pun try baca la..sebab obvious sangat macam saja disepahkan tepi jalan tu..
ambik kertas biru tu baca..
ni ayat lebih kurang

’ BAKAL PEMIMPIN YANG DILAKNAT (KAFIR)
___________, _______________, ________________,........ (nama di sembunyikan..)

BAKAL PEMIMPIN YANG MASUK SYURGA ..
___________, _______________, ________________, ........(nama desimbunyikan)
Marilah bersama-sama mengundi pemimpin yang akan masuk syurga. TAKBIR ! ALLHUAKBAR!
(ayat atas ni ayat sendiri tapi maksudnya lebih kurang)

Hurm..
Teruskan perjalanan ke tempat kerja dan terus berfikir..
Permainan politik apakah ini..
Tak lama lepas tu..
Nampak beberapa ’pakcik’ pakai kopiah kutip kertas2 kecil di tepi jalan tuh..
Banyak woo kertas tu..

Ana pun ambik la 2 helai kertas
Berbunyi
Sekarang ni lazy mood..
Malas nak tulis..tak senonoh punya diba..hihi

Tapi dok kutuk2 pihak lawan la..

Berfikir lagi..ntahla..
Politik sangat kotor..
Bagaimana mahu menilai..
Wallahu’alam..

Terus mendoakan agar pihak yang benar terus dirahmati Allah..dan pihak yang membuat makar akan mendapat balasan setimpalnya..
Ini hanya dunia wahai sahabat..teruslah berlaku jujur..
Kerana kita pasti akan ditanya apa yang telah kita lakukan hari ni..

innalillah..

bismillah..
innalillahiwainnailaihiroji'un..
sorang akhwatku kemalangan..
ukht. madiah
kemalangan dalam perjalanan balik dari sri iskandar awal pagi rabu menuju ke rumahnya di tapah
kemalangan di batu gajah
patah tulang bahu dan tulang belakang no 3 dan 5 (kalau tak silap)
kemungkinan lumpuh kaki..T_T
air mata tak henti menitis..
dia insan yang sangat ceria..
menceriakan insan di sisinya..
moga Allah beri kekuatan padanya agar terus sabar dalam menghadapi musibah..
dan pastinya di saat ini para ikhwah wa akhawat terus mendoakan dan melakukan solat hajat untuknya..
ni antara ujian paling besar pernah menimpa akhawat yang melibatkan mungkin cacat seumur hidup..
dan dia akhwatku..
sejak kecil dalam tarbiyah dan membesar bersama..
banayk kenangan dilalui bersama..
ya Rabb..berikan kekuatan padanya..
agar dia terus dekat denganMu
Engkau sebaik-baik perencana..
bantu kami dalam mengambil ibrah dan terus hampir denganMu..
T_T

touching.

bismillah..
'ter'baca satu blog ni..
blog ikhwah..
n terharu dengan postnya..
sebab sangat buatku terketuk-ketuk dan berfikir berkaitan dengan ukhuwah bersama akhawat..
ni link nya..
http://akudankami.blogspot.com/2010/01/warkah-dari-ku.html
cuma ana harap blog tu takda feed jit..
yang boleh mengesan kehadiran ku ke sana..
huhu..tak berani tengok ada tak..waha..

Tuesday, January 26, 2010

widad dan intima'

Widad dan Intima’

Widad

Widad bererti saling cinta menyintai yakni kasih yg bertimbal balik, merupakan satu rumpun kata dengan mawaddah (QS Ar-Rum [30] :21). “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

Sabda Rasulullah saw ’Perumpamaan orang-orang beriman dalam saling mencintai, saling menyayangi, dan saling bersimpati adalah seperti satu tubuh, jika ada satu organ yang sakit, maka organ-organ lainnya akan terkesan olehnya sehingga susah tidur dan demam.” (HR Muttafaqun ‘alaih).

Mengingatkan betapa penting wuddun atau widad atau tawaddihim inilah, maka Hasan Al Banna mengatakan: ‘Laa tufsiduu lil wuddi qodhiyyah’. Maksudnya: Janganlah permasalahan, pertikaian, perselisihan diantara sesama da’i, murabbi dan mutarabbi, qidayah dan junud, syekh dan murid menjadi penyebab hancurnya cinta kasih yang ada diantara mereka.

Intima’

Intima’ adalah penggabungan diri atau dokongan dgn membawa erti hubungan diantara sesama da’I atau murabbi’ dan mutarabbi, atau qiyadah dan junud hendaklah dibangunkan atas dasar ‘widad’, bahkan hubungan antara sesama muslim pun haruslah dibangun atas dasar dan prinsip ini.

Sebab itulah, dalam salah satu risalahnya, Hasan Al Banna menjelaskan bahwa lembaga tarbiyah hendaklah dibangunkan di atas tiga rukun yaitu ta’aruf, tafahum dan takaful. Dalam penjelasannya, ia memaparkan bahwa yang dimaksud dengan ta’aruf adalah upaya saling mengenali antara sesama da’i, saling mencintai karena Allah, upaya merasai nilai ukhuwwah yang benar dan sempurna, kesungguhan untuk tidak mengeruhkan hubungan dengan syi’ar ‘innamal mukminuuna ikhwah, wa’tashimu bihablillah.’

Sementara yang dimaksud ‘tafahum’ – adalah istiqamah di atas manhaj Al Haqq, menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, ‘muhasabatun- nafs’, saling menasihati dengan adab-adab dan upaya untuk senantiasa mencintai saudaranya, menghormati dan mencintainya.’

Imam Syafi’i berkata: ‘Al-hurru man raa-’aa widaada lahzhatin, wantamaa li man afaadahu lafzhatan’.’ Manusia merdeka adalah seseorang yang memperhatikan, memelihara ‘widad’ walaupun sesaat, dan berintima’ kepada orang yang telah memberikan faedah kepadanya, meskipun hanya ‘lafzhatan’ (satu kata). Pernyataan Imam Syafi’i ini perlu kita renungi ‘ibrah yang terkandung di dalamnya terutama dalam dakwah, tarbiyah dan harakah: Ada empat istilah yang perlu diperhatikan samaada kita sebagai ‘murabbi’ ataupun’ mutarabbi’, atau sebagai ‘qiyadah’ ataupun ‘junud’ iaitu ‘widad – muro’at – ifadah – intima’. Jika kita seorang ‘murabbi’, dan menginginkan adanya ‘muro’at’ (perhatian, penjagaan, pemeliharaan, dan pembelaan, kesetiaan dll) dari mutarabbi kita, maka terlebih dahulu, kita harus memberikan ‘widad’ kepada para ‘mutarabbi’ kita. Begitu juga qaid (pemimpin) yg menginginkan adanya ‘intima’’ (penggabungan diri, dukungan) dari junud maka terlebih dahulu, kita harus memberikan ‘ifadah’ (hal-hal yang bermanfaat dan berfaedah) kepada para ‘mutarabbi’ dan jundi kita. Sebaliknya, bila kita adalah ‘mutarabbi’, maka hendaklah kita menyadari betapa banyak ‘widad’ dan ‘ifadah’ yang telah kita dapatkan dari ‘murabbi’ bukan satu detik tetapi mungkin dah berbulan, atau bertahun bah kan bukan sekadar hanya satu kata (‘lafzhatin’), maka sewajarnyalah kita me-’muro’at-i’ dan ber-’intima’’ kepada murabbi kita itu. Begitu halnya sikap kita sebagai jundi terhadap ‘qiyadah’ kita.’ Kadang-kadang, sebagian kita menganggap bahwa hubungan antara ‘murabbi’ dan ‘mutarabbi’ adalah hubungan bahan semata-mata (menyampaikan bahan tarbiyah atau pembinaan). Persepsi seperti ini adalah salah, ada sesuatu yang lebih penting yaitu ‘widad’, maksudnya: sudah sejauh manakah sang Murabbi memberikan ‘widad’-nya kepada sang mutarabbi, dan sudah seberapa besar sang mutarabbi merasakan widad dari murabbinya.’

Sabda Rasulullah saw:’ “Tidaklah kalian masuk syurga sehingga kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman sehingga kalian saling mencintai, …” (HR Muslim).’ ‘

Perlu kita ketahui bahwa hubungan (berdasarkan bahan) tidaklah sehebat hubungan ‘ifadah’, sebab, bisa saja seorang murabbi menyampaikan suatu bahan, akan tetapi, bagi mutarabbi, ia merasa tidak mendapatkan faedah apa-apa dari bahan itu yakni tidak mendapat sesuatu yang terasa betul sangat berguna bagi kehidupan agama seorang ‘mutarabbi’, atau ‘ma’asy’ (kehidupan duniawinya) atau boleh terjadi bahan itu sudah tidah menepati suasana yg baru sbb asyik2 itu itu juga atau mungkin terlalu hambar, kurang sedap, atau mungkin banyak kesalahan tulis dan ilmiahnya atau karena kemungkinan- kemungkinan lainnya yang menyebabkan hilangnya nilai faedah dari bahan itu.

Perlu ditegaskan di sini, bahwa tujuan kita memberikan ‘widad’ dan ‘ifadah’ bukanlah agar kita mendapatkan ‘muro’at’ dan ‘intima’’ tadi, akan tetapi, tujuan kita tetap utk meraih redha Allah swt, ‘muro’at’ dan ‘intima’ itu harus kita sikapi seperti ghanimah dalam peperangan, bila ada kita ambil, bila tidak ada kita sudah mengikhlaskannya untuk Allah swt dan mengharapkan ganjaran di sisi-Nya di akhirat nanti, amiiiin.

Marilah kita renung kembali empat kata penting dalam kalimat Imam Syafi’i di atas, semoga kita termasuk orang-orang yang mampu memberikan widad kepada ‘mutarabbi’ kita, bukan dengan tujuan ingin mendapatkan ‘muro’at’, akan tetapi karena Allah swt, dan semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa mampu memberikan ‘ifadah’ kepada orang lain, bukan dengan tujuan mendapatkan ‘intima’, akan tetapi karena ikhlas tulus untuk Allah swt, dan dalam rangka melaksanakan hadits Rasulullah saw: Sungguh, Allah swt memberikan hidayah kepada satu orang lantaran kamu, itu lebih baik bagimu daripada unta merah (Muttafaqun ‘alaih).

Allahumma Aaaamin

Maktab Tarbiyyah, MSM UK & Eire

http://msmsheffield.wordpress.com/2010/01/07/widad-dan-intima/

Monday, January 25, 2010

seterusnya

bismillah..

segala puji bagi Allah yang emmberikan segala nikmat dan segala nikmat hanya dariNya..
segala musibah juga hany dariNya sebagai ujian di tempat yang sementara ini.
selawat dan salam buat Rasulullah tercinta.

pengembaraan terus dan terus berlangsung..
sepertinya berulang tapi pengalaman dan pengajaran terus bertambah..

bermula perjalanan ke kolej.selepas subuh..takla subuh sangat pun..
program mentor mente..alhamdulillah..walaupun tidak ramai kerana ramai yang terkekang oleh K0k0.. tapi moga yang turun mendapat 1001 manfaat
moga hidayah terus bersama kalian dan kita semua.
dapat satu pengajaran..
lain kali kalau bagi mesej ajak org then org tu setuju nak join, REPLY BALIK msg tu ..cakap la 'keyh..jumpa kat sana', ke 'jumpa esok' ke untuk confirmkan kita dah dapat msg org tu..kalau tak nanti dia tertunggu-tunggu..
ala macam awak tak biasa pulak dib.
balik dari kolej bersiap meneruskan perjalanan..

menuju ke kuala lummpur. pi taman Islam dulu..
ramai gak turun f5 n f4.
moga hidayah Allah terus menyirami hati2 kalian..
tengah2 tilawah..ada sorg tu menangis..
kalau tak silap kawan dia kata sebab dia nak join halaqah tapi rasa berat n hati macam tak bersedia.
hurm..moga rahmat Allah sentiasa bersamamu..
ni sedikit ucapan buat kalian..

nailah..
thanks..terharu sangat anti cakap..
'kita rindu halaqah..'
oh.. i miss u lots actually..
kita dah lama tak jumpa..
sama-sama terus menghadirkan hati untuk terus berada dalam tarbiyah dan terus mengislahkan diri
thanks 4 d mutabaah..

yati..
sabar ya..
ini ujian buatmu.
jadikan apa yang berlaku sebagai satu pengajaran..
jangan terlalu tertekan..
kembali pada Allah..pasti kita akan rasa tenang..
akak tidak di tempat anti..
tapi doa buat anti...agar sentiasa kuat dan hati sentiasa terikat denganNya serta menyesali perbuatan buruk yang telah dilakukan..
mungkin saat ini anti perlu menyerahkan diri dengan lebih padaNya..
menangis la..
tapi mengangis kerana Allah itu lebih bermakna ukhti..
jazakillah khair kerana bercerita..
fitnah adalah fitnah..
mungkin orang lain tak tahu..
tapi Allah Maha Mengetahui dan Allah adalah sebaik-baik tempat pengaduan..

wardah..
oh..
afwan..rasa macam mungkir janji pun ada..
moga terus tsabat..
mungkin tak jumpa minggu ni..
afwan..sebab perancangan berubah mengikut mad'u..
semua penting..perancangan itu kami serahkan pada Allah..
Dia sebaik-baik penentu..

farah..
are you ok?
lama tak borak..
ada tak rasa kita macam dah jauh sikit..
doakan ada masa untuk kita bergebang sama-sama..

teha..
ayat yang sama untuk farah..
tapi anti makin maju r..
kagum..
alhamdulillah..
s/u badar katakan..
hihi
moga semuanya lillah ^_^

keri..
taubat kerana Allah..
moga diterima..
jangan putus asa..
(39:53)
jangan berputus asa dari rahmat Allah..
walaupun kekadang kita ni manusia yang tak sedar diri..
pagi menangis petang ketawa..
kekadang ingat Allah terkadang lupa..
Allah Maha Pengasih, Penyayang, Pengampun..
itu yang perlu kita sentiasa ingat..

wanimer..
welcome my dear..
doa buatmu..
menjadi insan soleh musleh..

n buat semua..
thanks a lot for ur cooperation..
kebaikan yang kita buat adalah untuk diri kita..
Allah tidak memerlukan kita..
dakwah dan tarbiyah juga tidak memerlukan kita..
tapi kita yang memerlukan semua itu..
sebagai jalan menuju syurgaNya
memang sukar dan payah..
tapi bukankah jalan ke syurga tidak mudah?

Sunday, January 24, 2010

salah langkah

bismillah.
segala puji bagi Allah dan selawat ke atas junjungan besar nabi Muhammad b Abdullah
subahanallah..
ya Allah.
erm..
terlalu banyak tersilap langkah..
kekadang rasa macam ngongeng je
tak betul..
moga ketidak betulan tu membuatkan diri ini jauh lebih dekat dengan Allah dan sentiasa menjadi hamba yang bertaubat.
benda dah jadi.
yang kita boleh buat adalah memohon ampun dan terus mengintrospeksi diri..
minta maaf sangat-sangat pada insan2 yang terlibat
rasa bersalah sangat..seriously..
sangat sangat

Friday, January 22, 2010

intima' pada gerakan dakwah

dakwatuna.com – Jika kita memperhatikan perjalanan hidup kita, kita akan menemukan bahwa Allah telah memberikan kita nikmat dan karunia yang tidak terhingga kepada kita. Dimulai ketika kita terlahir dalam keluarga muslim dan hingga sekarang, Allah masih memberikan kita nikmat iman dan Islam. Berapa banyak manusia yang terlahir dalam lingkungan keluarga non-muslim hingga dewasa, bahkan sampai ajal menjemput. Mereka tetap tidak mendapatkan atau menjaga fitrah penciptaannya, yaitu Islam seperti disebutkan dalam hadits “kullu mauluudin yuuladu ‘alal fithrah” (tiap bayi dilahirkan atas fitrah Islam).
Saudaraku…
Bukankah ini karunia besar yang patut kita syukuri? Allah mencela dan mengancam orang yang tidak mensyukuri nikmat dengan siksa yang pedih nanti di akhirat,
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim:7)
Kelimpahan nikmat dan kebaikan yang Allah berikan kepada manusia disebutkan dalam beberapa ayat, di antaranya:
تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Maha suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Al-Mulk:1)
Al-Qur’an mengungkapkan keberlimpahan kebaikan Allah dengan ungkapan “tabarak” yang arti sebenarnya adalah Maha Pemberi kebaikan yang berlimpah dan tak terhingga. Pengertian ini dapat kita lihat di ayat lain yang menyebutkan,
“Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, kalian tidak akan dapat menghitungnya.” (Ibrahim:34)
Hal di atas cukup untuk menjadi alasan pribadi bagi seorang muslim untuk bersyukur dan membela Islam. Dalam tinjauan yang lebih luas lagi, Islam bukan hanya agama pribadi, tetapi juga sebuah arus dan ideologi yang harus diperjuangkan agar nilai-nilainya berjalan di muka bumi. Untuk tujuan ini, maka intima (berafiliasi) kepada Islam dan perjuangan dakwah Islam menjadi suatu keharusan dan wujud dari rasa syukur manusia kepada Allah Taala.
Islam adalah ideologi dan risalah Allah yang harus sampai kepada seluruh manusia atau menjadi rahmat bagi semesta. Tugas besar ini memerlukan orang-orang yang memiliki komitmen dan loyalitas serta keterikatan yang kuat kepada Islam. Pembelaan dan keberpihakan kita kepada Islam merupakan wujud intima kita kepada Islam dan gerakan dakwah. Ekspresi kesyukuran kita atas semua nikmat ini harus benar-benar terwujud.
Saudaraku…
Intima kepada Islam bukan berarti mengungkung manusia, mengikat manusia dan merasa tidak merdeka. Sisi lain dari pemahaman intima yang dapat diwujudkan adalah seperti yang dikatakan Imam Syafi’i dalam suatu syairnya,
الحُرُّ مَنْ رَاعَى وِدَادَ لحَظَةٍ أَو انْتَمَى لمِنَ أَفَادَهُ لَفْظَة
“Orang yang merdeka adalah orang menjaga (merawat) kasih sayang (ukhuwah) yang hanya sebentar atau orang yang berafiliasi kepada orang yang telah memberikan manfaat meski hanya satu kata.”
Dakwah dan tarbiyah telah memberikan sesuatu yang banyak kepada kita. Kita bukan hanya menerima ukhuwah sesaat dari saudara kita lainnya, bahkan bertahun-tahun kita telah hidup menjalin ukhuwah. Ilmu dan nilai yang bermanfaat buat kehidupan telah banyak kita dapatkan dari murabbi kita, dari qiyadah kita dan saudara sejawat kita. Jadi kita telah banyak berutang kepada dakwah dan pelaku dakwah itu sendiri, apalagi kepada Allah Taala, sumber segala kebaikan.
Dengan banyaknya kebaikan yang kita dapatkan dari dakwah dan tarbiyah, maka kita belum dapat dikatakan merdeka jika kita tidak dapat berterima kasih kepada para dai, murabbi, qiyadah, mas’ul (penanggung jawab) kita yang telah menunaikan hak ukhuwah kepada kita. Bukan hanya lahzhah(beberapa menit), tetapi bertahun-tahun kita merasakan kebaikan ukhuwah tersebut.
Manfaat yang kita dapatkan dari perkataan murabbi kita bukan hanya lafzhah(sepatah dua patah), tetapi ribuan kata dalam bentuk arahan, taujih, materi dan berbagai pelajaran telah kita dapatkan, bahkan sebagian kita ada yang membukukan materi yang mereka dapatkan.
Sudah sepantasnya dan tanpa ragu-ragu, kita harus memberikan kontribusi kita kepada dakwah dan gerakan dakwah ini sebagai wujud dan bukti intima kita kepada Islam.
Misi dakwah telah dibebankan kepada para dai. Mereka adalah manusia. Kepada merekalah kita menunjukkan intima Islam kita. Kepada murabbi, kepada mas’ul, kepada qiyadah dan kepada mereka yang urusan kita menjadi tanggungannya kita bekerja sama dan beramal jamai.
Ketaatan kita kepada qiyadah dan mas’ul merupakan cerminan intima kita kepada gerakan dakwah, karena Allah telah memerintahkan kita untuk taat kepada pemimpin.
Saudaraku…
Jika nikmat keislaman kita syukuri dengan berwala’ (memberikan loyalitas) kepada Allah, kepada Rasul dan kepada pemimpin Islam, maka nikmat berukhuwah dapat kita syukuri dengan senantiasa berafiliasi kepada gerakan dakwah dalam kerja dan ketaatan kepada kebijakan dakwah, insya Allah. Wallahu a’lam

http://www.dakwatuna.com/2009/intima-pada-gerakan-dakwah/

Shidqul Intima' (menjadi angota jamaah yang sebenarnya)

Berikut disiarkan petikan beberapa perenggan menarik dan relevan dari artikel Shidqul Intima (Menjadi Anggota Jamaah Yang Sebenarnya) .
Artikel asal Bahasa Arab di http://www.ikhwanonline.com/Article.asp?ArtID=31856&SecID=323
Terjemahan penuh Bahasa Indonesia di http://www.al-ikhwan.net/shidqul-intima-menjadi-anggota-jamaah-yang-sebenarnya-1284/

1. Beza Jamaah Dengan Perkumpulan (Tajammu’)
Tajammu’ :
  • Berdiri dan bubar berdasarkan pendapat, kesenangan dan keinginan personal,
  • Tidak ada nizham yang mengikatnya,
  • Tidak ada pula kaidah-kaidah yang mengatur pergerakannya.
  • Setiap orang memiliki pendapat dan kepribadiannya secara mandiri.

Sedangkan jama’ah memiliki:
  • Sistem dan manhaj hayah,
  • Perancangan strategi, sasaran taktik,
  • Nizham idari, struktur organisasi, dan jalur perintah (line of command),
  • Perlembagaan (Laihah), dan perturan (qanun),
  • Program dan instrumen kerja

2. Syahwat ataukah Syubhat?
Beliau (Imam Al-Banna ) pun meminta Ikhwan untuk memperhatikan bahaya urusan ini dan akibatnya yang sangat fatal. Beliau juga menekankan pentingnya melakukan pengawasan terhadap barisan serta membersihkannya dari orang-orang lemah.
Beliau berkata: “Jika ada di tengah-tengah kamu orang yang sakit hatinya, cacat tujuannya, tersembunyi keinginannya, dan cacat masa lalunya, maka keluarkanlah mereka dari dalam barisan kalian, sebab orang seperti ini menjadi penghalang rahmat dan penutup taufiq Allah SWT”.
3. Emosi ataukah Akal
“Kekanglah lompatan-lompatan emosi dengan akal, dan terangi cahaya akal dengan bara emosi, kekang khayalan yang ada dengan kebenaran hakikat dan realiti, ungkap berbagai hakikat dalam sorotan khayalan yang memukau dan berkilau, dan janganlah seluruh kecenderungan diikuti, sebab ia akan menjadikannya seperti tergantung (tidak membumi dan tidak pula melangit)”.
Ini adalah kata-kata abadi yang diarahkan oleh Imam Al-Banna rahimahullah kepada para ikhwan. Taujih (arahan) ini dimaksudkan untuk:
  • Mendisiplinkan barisan muslim agar tidak terjadi inhiraf dalam pemahaman, pemikiran ataupun perilaku.
  • Merealisasikan fokus tawazun dan i’tidal (moderasi) dalam manhajiyyatut-tafkir al-ikhwani (metodologi berfikir Ikhwan).
  • Menjaga barisan agar tidak dipermainkan oleh berbagai emosi yang meluap nan membara atau akal pikiran yang berfikir dengan gaya para ahli falsafah.
Jadi, jangan ada dominasi akal atas emosi dan jangan ada permainan perasaan yang mendominasi pemikiran. Taujih ini adalah pandangan yang objektif, seimbang, moderat, dan bimbingan dari seorang panglima yang mengasaskan dakwah ini, semoga Allah SWT merahmatinya.
4. Hawa Nafsu ataukah Prinsip?
Imam Al-Banna menulis Ushul ‘Isyrin ini:
  1. Dalam rangka kesatuan pemikiran, gerakan dan manhaj tarbawi bagi Jama’ah di tengan berbagai badai,
  2. Agar tidak muncul berbagai madrasah pemikiran atau “jama’ah-jama’ah” yang menyusup ke tengah-tengah Jamaah,
  3. Untuk tidak memberi toleransi terhadap adanya pemikiran yang menyusup atau gagasan yang menengtang Jamaah –disebabkan adanya emosi yang meluap yang bermaksud menyusupbarisan,
  4. Untuk menjaga jama’ah agar tetap berada di atas garis tarbawi dan da’awi yang asal, menepis berbagai kotoran dan upaya-upaya penumpangan terhadapnya,
  5. Dan pada akhirnya agar menjadi rujukan saat terjadi ikhtilaf (perbedaan) atau saat munculnya satu bentuk inhiraf, sebab Ushul ‘Isyrin dapat membantu penyelamatan amal, dan implementasi yang baik yang akan menjaga Jama’ah dan anggotanya dari berbagai penyelewengan.
5. Orang-Orang yang Muncul di Permukaan ataukah Tersembunyi
Kepada Ikhwan yang seperti itulah yang mulia Mursyid ‘Am Syeikh Mahdi ‘Akif mengarahkan taujih-nya dalam risalahnya yang mutaakhir “Dan bagi mereka yang melihat bahwa dalam menjalani jalan dakwah ini terdapat peluang populariti umum dan gemerlapnya para bintang, sungguh ia telah benar-benar merugi, sebab, para pelaku dakwah tidak melihat adanya balasan selain pahala Allah SWT jika mereka ikhlas, dan syurga jika Allah SWT mengetahui bahwa dalam dirinya terdapat kebaikan, dan mereka itu beginilah adanya, orang-orang yang tersembunyi dari sisi tampilan umum, dan miskin dari sisi material, keadaan mereka adalah men-tadh-hiyah-kan apa yang mereka miliki, dan memberikan apa yang ada di tangan mereka, harapan mereka adalah ridha Allah, dan Dia-lah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong”.
6. Tsawabit ataukah Mutaghayyirat?
Ia merupakan tsawabit al-’amal dalam dakwah kita. Darinya menjadi jelas sebagian dari kaedah-kaedah tanzhimi kita:
  • Siapa menyalahkan siapa?
  • Siapa meng-audit siapa?
  • Adakah anggota (person) berhak menyalahkan Jamaah? Ataukah sebaliknya?!
Perbezaan antara nasihat, tidak mendiamkan kesalahan dan kritik membina yang diletakkan pada tempatnya yang benar di satu sisi dan antara memaksakan pendapat. Di manakah nasihat? Bilakah diberikan? Dan apakah ia bersifat mulzimah (mengikat)?
7. Membela ataukah Menjaga
Shidqul intima’ wal wala’ (keanggotaan dan kesetiaan yang benar) terhadap dakwah yang diberkati ini, yang ada di dalam jiwa seorang akh yang shadiq, diukur berdasarkan tingkat pelaksanaannya terhadap tugas yang diminta darinya untuk dakwahnya, dalam berbagai keadaan, dalam zhuruf apapun.
Hendaklah kita menjaga faktor-faktor kekuatan di dalam Jama’ah, yang wujud dalam:
  • Kesatuan pemikiran, keanggotaan dan tanzhimi
  • Keterikatan barisan yang tegak di atas ukhuwwah,
  • Pelaksanaan hak-hak ukhuwwah secara sempurna yang berupa: cinta, penghargaan, bantuan dan itsar
  • Menghadiri berbagai pertemuan jama’ah dan jangan tidak hadir kecuali karena adanya alasan yang “memaksa”.
  • Selalu mendahulukan ber-mu’amalah dengan ikhwah
  • Menerima pendapat dalaman yang berbeza
  • Saling memberi nasihat, tidak mendiamkan kesalahan dan berterus terang dalam memberikan mauizhah, akan tetapi pada tempatnya yang wajar.
  • Bekerja untuk menyebarluaskan dakwah kita di semua tempat.
  • Memberitahukan kepada qiyadah tentang berbagai situasi dan keadaan kita secara sempurna.
  • Tidak melakukan suatu pekerjaan yang memiliki pengaruh secara mendasar kecuali dengan izin
  • Selalu berhubung secara ruhi dan amali dengan dakwah
  • Selalu memandang diri sendiri sebagai perajurit di berek yang menunggu segala perintah
  • Melepaskan diri dengan berbagai hubungan dengan institusi atau jama’ah apapun yang tidak membawa maslahat bagi fikrah kita, khususnya jika hal ini diperintahkan
dipetik dari
http://fikrah-dakwah.blogspot.com/2009/11/shidqul-intima-menjadi-anggota-jamaah.html

hati dan diri

bismillah...

Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati (manusia), semuanya itu akan diminta untuk dipertanggungjawabkan.”(17:36)
“… dan ketahuilah pada setiap jasad itu seketul daging. Andainya ia baik, baiklah seluruh jasad itu dan sekiranya ia rosak maka rosaklah seluruh jasad itu. Itulah hati.” (Hadith Arba’in : hadis ke-6)

hati. setiap orang mempunyai hati tapi sejauh mana hati manusia tu berfungsi dengan baik.
hati ni ada 2 jenis.
satu yang kita namakan sebagai hati @ liver @ kibdah 
dua yang kita namakan sebagai hati @ heart @ qalb
dua-dua penting bagi manusia sebab kibdah menjalankan fungsi untuk membersihkan darah manusia.
tapi sangat penting adalah qalb. qalb nilah yang ana maksudkan dalam post ni.
cuba melihat kedalam hati. tanya khabarnya. sihat tak hari ni?
adakah telah ada titik hitam yang menutupi lagi hati yang merah ni di pagi hari ni?
ataukah hati ini cukup dekat dengan penciptanya..
oh..
bagaimanakah kamu hati..
istighfar cukup kuantitinya..kualiti? ada tak rasa kita ni terlalu banyak dosa semasa beristighfar.
solat. dah solat awal waktu. dah jaga pakaian. pastilah cukup 5 waktu dan banyak lagi solat tambahan. tapi sejauh mana hati ni mengingat Allah waktu solat. hati ni tunduk mengingati Allah. sedangkan secara lahiriahnya kalau kita menghayati bacaan dalam solat pastinya kita tidak akan menemui selain ayat-ayat pujian kebesaran buat Allah, ayat-ayat memohohon dan mengharap hanya kepadaNya. setiap bacaan pastinya membuatkan kita mengingati Allah..
duhai hati adakah engkau tidak menyedari itu?
lalainya engkau wahai hati..
kenapa terjadi begini hati?
diri..
'terlalu banyak maksiat yang engkau lakukan'
-engkau kata engkau solat awal sedangkan engkau masih melengah
-engkau katakan engkau membaca Al-Quran, sedangkan engkau membaca tanpa arah hanya mengejar bilangan.
-engkau bangun tahajud tapi engkau tidak menghayati tahajud mu. sekadar mengejar mutabaah.
-engkau baca mathurat. tapi sekadar ingin memenuhi pagi dan petang.
-engkau merasakan engkau beristighfar tapi istighfar mu itu hanya ucapan tidak bermaksud.
-engkau kata engkau taat. tapi banyaknya perlakuanmu menunjukkan engkau ingkar.
-engkau banyak membuang masa. banyaknya tidur. banyaknya makan. banyaknya memperkatakan perkara lagho.
-engkau banyak bercakap tetapi engkau tidak melakukannya diri. 
-engkau banyak bergantung pada manusia diri. kurangnya engkau bercakap dengan Allah.
-engkau kata engkau sibuk dengan kerja dakwah. tapi hakikatnya tidurmu masih memanjang. banyak masa yang engkau gunakan tidak bermakna.
bagaimana cahaya hidayah itu ingin masuk kedalam hatimu dengan perbuatan maksiat yang engkau lakukan.
bagaimana hati ingin sembuh sekiranya engkau terus terusan mengotori hati ini.
diri.
jangan putus asa untuk terus berbuat..
jangan putus asa dari rahmatNya
bukankah janji Allah..
'Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (39:53)
hati..
terus terusan cuba mengingat Allah dimana sahaja.
moga qalbun salim menjadi milikmu..

Thursday, January 21, 2010

curhat

bismillah..
segala puji bagi Allah..selawat dan salam buat junjungan besar, Muhammad b Abdullah..
kebelakangan ni banyak sangat curhat dengan akhawat 'terpilih'
sampai dalam halaqah pun curhat gak..
selama ni agak jarang la dengar 'dia' dan 'mereka' dan 'saya'(ye ke?) curhat macam tu sekali..
sorang buka cerita berbentuk musykillah..yang lain cakap..'sebenarnya ana pun macam tu juga'
baru perasan sebenarnnya bukan saya sorang yang merasai perasaan ni..
org yang tahap takda perasaan pun mampu curhat dengan luahan  hati yg lebih kurang sama..
mungkin atas apa yang berlaku sekarang membuatkan masing-masing merasa agak tertekan dan agak merindui suasana dulu..
kita memilih jalan ni..
so sama-sama kita cuba bersabar untuk tempoh yang tertentu lagi..
mungkin kejap..mungkin saja lama..
hurm..
semalam baca blog sorg ikhwah ni..
then respon..
'ha?ohoh..ye ke..ok..tiada pengumuman rasmi lagi..tapi macam dah bleh agak'
then tanya sorg akhwat..roommate setia..
'anti macamana?boleh terima ke?'
akhwat tu jawab
'banyak lagi benda nak pk selain pk benda ni'
'ok la fine'
hari ni baru sesi curhat berlangsung..huhu..
macam-macam la..
no komen pasal ni..
sebab semuanya dalam ketidakpastian..
cuma masa yang dapat menentukan..
so kalau kita bermain dengan ketidakpastian ni..
kuncinya adalah sabar..
teruskan gerak kerja..
carilah booster buat diri..
booster k bukan roaster apatah lagi roller coaster..
supaya kita terus bergerak seiring rohani dan jasmani..
bukan mahluk bergerak dengan hati yang kosong dan rohani yang kontang..
juga bukan berehat sahaja kerana rasa futur..
caiyok..
akhawat wa ikhwah..
mari kita saling menampung antara satu sama lain..
apa saja akhirnya dan akhirnya adalah kembali kepada Allah..
maka hati akan jadi sangat tenang..
teruskan bersabar..teruskan berusaha demi kejayaan sebuah ummah..
apa sahaja kita cuba pk baik buruk bukan menerima taklid..
doa untuk kita sentiasa dijalan yang diredhaiNya..

buat silent rose

bismillah..
alhamdulillah wa syukurlillah masih diberi peluang untuk bernafas dengan udara tarbiyah..
baru habis taklim...dari 8 org 2 yang datang..
alhamdulillah..ini yang terbaik dariNya..
yang lain-lain cater kemudian..kemudian tu maksudnya next taklim ganti..

post ini ingin kutujukan khas buat anak halaqah sekolah.
silent rose..
buat wardah..salam alayk.. moga kondisi iman semakin baik hari ke hari..saat ini mengingati anti..
akak nak ucapkan terima kasih banyak-banyak sebab sudi share dengan akak apa yang anti rasa..
akak banyak berfikir tentang itu..
mungkinkah banyaknya dosa-dosa akak yang menyebabkan anti merasakan anti jauh dariNya..
mungkinkah kerana kurangnya keikhlasan membuatkan ini semua berlaku..
tapi ukhtifillah..wardah yang akak sayang kerana Allah..
bersyukurlah dengan apa yang berlaku..
bersyukur dengan apa yang anti rasa sekarang ini.
mungkin anti merasakan anti jauh dari Allah..
anti merasa berat untuk datang ke halaqah..
anti rasa tak mampu menangis waktu melakukan solat taubat di saat org lain mampu mengalirkan air mata semasa solat taubat.
tapi yakinlah kita..
ini adalah peringatan dari Allah..
anti menyedari anti jauh dari Allah..alhamdulillah..sangat ramai manusia yang tak menyedari dia jauh dari Allah.
inilah saatnya untuk terus mendekatkan diri kepada Allah..inilah saatnya untuk terus mengingati Allah dan terus menerus memohon kepadaNya..
disaat ini Allah sentiasa memerhatikan kita..Allah sentiasa mengharapkan kita kembali kepadaNya..sujud dan merintih memohon kepadaNya..
dan hati kita menyedari bahawa kita jauh dariNya..
jadi mulakan langkah..
selangkah menuju Allah..
cek balik amal ibadah kita..yang wajib sudah pasti..
yang sunat kita tambah dan perbaiki kualitinya..
wardah..
akak menyayangi anti..
mengharapkan anti menjadi salah seorang pengemban dakwah..
menaikkan Islam didalam diri insan lain..
jangan lemah dengan mehnah dan tribulasi..
itu sunnatullah..
ujian dengan parent..banyak doa..
teruskan keazaman yang padu, tekad yang jitu untuk terus berbuat sebaiknya walaupun banyak kekangan dan halangan..
bantu rakan-rakan kita, halaqahmate, dormmate, classmate, schoolmate dan lebih penting adalah diri kita dan keluarga untuk berislah dan menjadi muslimah dan akhwat yang tangguh.
akhirnya..moga kita terus berkorban demi Islam hanya keranaNya..
doakan kita bersama..
wallahu'alam.

Monday, January 18, 2010

yg telah lalu

bismillah..
segala puji bagi Allah selawat dan salam buat junjungan besar.
alhamdulillah..
melalui hujung minggu dengan seribu satu pengalaman yang membantu mematangkan diri ini..

liqo' taman islam..
liqo' kali ni dan pertama...
ujian yang besar dan terlalu memberi daya kepada hati ini untuk meluruskan niat..
kembali kepada Allah..hanya Dia yang memegang hati ini..
sebab terkadang hati ni ibarat ditengah tengah musim bunga sakura..
mekar berkembang harum dan membuatkan ku bahagia(blek nye ayat ni..huhu)
terlalu memohon padaNya..
risau-risau kesannya ke depan dan risau kesan kepada para binaan serta dakwah di sana..
hmm..perancangan yang rapi mula disusun dan telah bermula segala kerja..
alhamdulillah..
gerak kerja yang sangat tersusun sangat perlu..
agar dakwah di sana terus bergerak dengan lancar..
perlu membina pelapis..
agar dakwah disana dapat terus digerakkan..
aku tak tahu measadepanku..
menjelang bulan 4 ni..
adakah akan meninggalkan mereka atau masih lagi bersama dakwah di taman Islam..
semuanya masih belum diketahui..hanya Dia yang tahu..
aku sebagai hamba hanya perlu menerima semuanya..
tidak perlu mengeluh dan menyesali takdir..
kerana itu yang terbaik buatku..
tapi..
aku sangat memohon padaNya agar diberi yang terbaik untukku dan agar aku redha dengan ketentuanNya..
tapi jauh di sudut hati..
ingin terus bersama mereka membina dakwah di taman Islam..
dan membantu pelapis yang masih sangat baru dalam dunia dakwah sekolah..
pesanan buat diriku..
berilah pelapis itu sebenar-benar kefahaman agar mereka mampu berbuat terbaik hanya keranaNya..
agar mereka mampu berkorban dan membina para mujahidah taman Islam itu dengan sebaik-baiknya..
jauh lebih baik dari anti dib..

daurah akademik..
peserta lebih kurang 30 orang..satu jumlah yang ramai sebab melibatkan mad'u baru..
alhamdulillah..
terus berdoa agar semuanya istiqomah..
dan memikirkan para pelapis dakwah di upsi..
itu tugasku..
tugas berat dibahu ini..
dalam masa kurang 4 bulan..
aku tidak boleh melengah..
bekerja , membina, mencetak kader yang mampu menjadi muharrik..
nait yang lurus kerana Nya itusangat utama..

ziarah binaan taman Islam bersama sorang akhwat..
memanggil ibu dan ayahnya mama da papa..
penerimaan terahadap kami baik alhamdulillah..
very nice moment..

halaqah taman islam
kata start pukul 2.30..
ana pun sampai pukul 3..(apela punya murabbiyah.waa..prjlnn dr tg malim..)
plg awal dema sampai pukul 3..
then 15 minit lepas tu sorg lagi datang
start pukul 4
10 minit lepas tu 2 org lagi datang..
lepas asar sorg lagi join..
kan saya dah kata..
dak taman islam ni..
tak leh harap sket kalau bab balik awal..
sebab banyak kekangannya..
tak salahkan dema..
banyak sebab...

Wednesday, January 13, 2010

sejenak bersama

bismillah..
segala puji bagi Allah
selawat dan salam kepada Rasulullah saw.
hujung minggu lepas..
daurah murabbiyah.
alhamdulillah..datang semangat baru untuk terus berbuat dan memndapat beberapa resolusi untuk diri sendiri juga dipanjangkan buat akhawat tersayang.diri ini perlu mengaplikasikannya terlebih dahulu.
1. mantapkan ukhuwah.
'akhawat upsi ni lembut, tapi tak romantik'
'takla terlalu syadid tapi tak ikatan hati kurang terutama dengan mad'u'
'ada tak bagi hadiah ke, belanja makan ke tetiba, tulis kad ke'
ukhuwah amat sangat penting..
hjg minggu yang baru berlalu mendapat banyak input..
apa yang perlu ku lakukan dalam pembinaan yang berkualiti..
dapat memahami serba sedikit tentang anak halaqah dan mampu mengesan potensi akhawat baru..
cumanya sekarang ni yang kurang adalah..
kader-kader yang berkualiti..
ana tidak cakap ana berkualiti..jauh sekali
pastinya tidak..
cuma ana ingin agar mereka melangkah lebih jauh dari ana..
menjadi kader persis para sahabat kualitinya..
mustahill?
mungkin tidak menyamai..
sekurang-kurangnya mampu berkorban dan membina lebih ramai kader yang berkualiti..
demi Islam tercinta.

dakwah di taman islam akan diteruskan..
jauh di sudut hati rasa bersalah pada mangement dakwah upsi..
sebab memilih juga untuk berada di taman islam bersama 2 anak binaan..
tapi..
jauh disudut hati dan minda..
ana akan buat yang terbaik untuk kedua-duanya..
jangan rigidkan dakwah ini..
orang dakwah emangnya akan sibuk..
berbuatlah dengan yang terbaik dalam menghasilkan kader berkualiti untuk perbaikan umat..
pastinya perlu mengambil cermin dan pantulkan kata-kata itu kepada dirimu terlebih dahulu..
mula-mula nak tegolek gak dengar taman islam akan balik setiap minggu dari asrama..
bilanya nak buat halaqah?!
insya Allah..
pastinya ada jalan..
ini yang terbaik dariNya..
tak perlu menuding sapa-sapa atas apa yang berlaku..
menyalahkan semua pihak..
tapi cari kesempatan dan peluang yang ada grab dan gunakan sebaik mungkin hingga terkeluarnya potensi dari setiap sisi samada medan, atau objek dakwah..
alhamdulillah..
tarbiyah ini terlalu banyak mengajar diri..
terus luruskan niat..

dikhabarkan..
tiada app..
semua skol akan berada bawah lajnah skol..
termasuk taman islam
tiada perasaan..alhamdulillah..
moga dakwah di sana lebih gencar..
seelpas apa yang berlaku mengajar diri dan hati untuk menjadi lebih matang dan tidak terlalu sayang..
mungkin apa yang berlaku selama ini disebabkan hati ini..
mohon ampun padaNya..
mengharap pertolonganNya..

buat mangement dakwah upsi..
afwan..
buat masa ni ana tak mampu nak korek lubang kubur untuk taman islam..
tapi ana akan buat yang terbaik untuk dakwah di upsi dan taman islam..
insya Allah..
janji diri ini...
mohon hanya padaNya..
anak binaan itu akan ku jaga rapi..
membri kefahaman yang terbaik..
mengikat hati mereka dengan ikatan iman dan keyakinan kepada Allah..
pengorbanan yang tiada tara..
dan meyakinkan mereka dakwah dan tarbiyah inilah jalannya..
doakan..

wallahu'alam
p/s : berdebar menanti hari itu..moga berbuat kerana Allah..tanpa memikirkan manusia-manusia itu.

Friday, January 8, 2010

bila kita diuji..

bismillah..
segala puji bgai Allah..
selawat dan salam buat RasulNya..
alhamdulillah..
diuji lagi..
dengan pelbagai ujian yang membuatkan
diri ini menyungkur sujud memohon hanya padaNya..
wahai insan..
bukan hanya tatkala diuji sahaja kita patut kembali kepadaNya..
tapi dalam apa jua kondisi perlu kembali kepada Allah..
kerana Dia pemilik segalanya..
setelah kesesahan ada kemudahan..
setiap ujian pasti diberikan jalan penyelesaian..
cuma diri yang perlu kuat dalam menghadapinya dan dalam mencari jalan keluar..
terkadang satu ujian yang Allah berikan membuatkan kita menutupi nikmat Allah yang lain..
banyak lagi..
sedarlah diri..
adanya satu pintu ujian pasti adanya satu sisi kenikmatan dan kemanisan dalam hidup ini yang Allah berikan...
kemanisan itu bila mana kita mampu mengingati Allah sentiasa..
alhamdulillah..
ujian itu pasti..
(29:2)
sebagai da'i..pasti ada kesulitan yang perlu ditempuhi..
itu sunnatullah..
ujian ini masih terlalu ringan..
jangan mengeluh..
bersyukurlah..
kerana kita masih diuji dengan kesusahan dan keperitan ini..
walaupun hati ini sangat terguris untuk menerimanya..
yakinlah Allah bersama..

buat adik-adik taman Islam..
kita memang sibuk..
uruskanlah semuanya dengan baik..
moga redha Allah sentiasa bersama

dalam diri..
recently..
baca satu blog..
hurm..banyak membuatkan ku bangkit kembali dan berfikir..
seperti disiram air kesedaran bila membaca blog tu..
yang paling best sebab updated dan mengisahkan kehidupan seorang da'i dalam bahasa yg sangat puitis dan menyentuh..
suka baca blog tu..
cuma ana ada sedikit pesanan untuk penulis blog..
yang tak mungkin ana sampaikan kepadanya..
itu bukan satu perkara yang penting..
terlalu banyak memperkatakan tentang bidadari dunia..
hurm..ntah..
merisaukan akan banyak hati2 yang tercoret dengan titik-titik gelap..
dari apa yg dia tulis pun boleh nilai..
papepun moga pahala yang berterusan
wallahu'alam

Thursday, January 7, 2010

muhasabah diri

bismillah..
segala puji bagi Allah dan selawat buat Rasul junjungan..
alhamdulillah wa syukurlillah..
hari ini telah memasuki usia tua..
usia tua buat diri juga usia tarbiyah diri ini..
terlalu banyak yang diperolehi
alhamdulillah..
tarbiyah ini mengajar sifat amanah..
setiap apa yang dilakukan akan di pertangungjawabkan nanti di akhirat kelak..
kerana umat Muhammad diberi tangguh untuk pembalasan atas kezaliman yang telah dilakukannya..
sangat takut..
tapi..
tarbiyah dari Allah sangat membuatkan diri ini tersentak.
menyedari kesilapan diri..
kembali beristighfar..mohon ampunan dariNya..
tunduk dan sujud..
mengharap rahmatNya..
segala amal pasti dicatat oleh pengiring setia di kiri dan kanan ku..
setiap catatan pasti akan ditanya kelak..
mampukah aku menghadapinya??
ya Rabb ampuni dosaku..bantu aku..

tarbiyah ini memberikan 1001 pengalaman..
diberi peluang berhadapan dengan kelemahan diri yang besar?
mengapa..
kerana itu tarbiyah dari Allah..
sebagai bekalan menghadapi cabaran masa depan yang jauh lebih sukar..
itu tarbiyah dari Allah..
agar itu tidak menjadi satu kelemahan lagi..
itu tarbiyah dari Allah..

Tuesday, January 5, 2010

gambar-gambar IIC - very nice moment


Offline..sebuah kenangan yang ditulis semasa baru balik dari iic..

Bismillah..

Segala puji bagi Allah yang Maha Pemberi segala nikmat dan pemilik seluruh alam jagat ini..

Selawat dan salam buat junjungan besar Muhammad b Abdullah..

Ingin belajar menulis kembali..Cuma diingatkan kalau ada sesapa yang tersinggah blog ni..ini adalah catatan pengembaraan seorang pengembara. Kenangan yang ingin diluahkan dalam bentuk tulisan. Ini adalah tidak penting mungkin bagi kebanyakan manusia Cuma penulis ingin cuba mengambil sebanyak ibrah daripada pengalamannya.. mungkin gaya dan cara penulisan tidak sehebat bloggers yg lain. Penulis tidak berniat untuk berkongsi pengalamannya bersama org lain sekadar ingin mempublishkan di blog ni sahaja..wallahu’alam.

Berada di rumah kembali sejak beberapa ketika bersama akhawat, berprogram bersama menelan pahit manis ukhuwah dan pengorbanan bersama-sama. Pahit manis perjuangan yang menjadi perasa di sepanjang jalan yang panjang ini.

Sebenarnya perjalanan ke rumah pada kali ini agak sayu. Tak nak balik rumah sebenarnya..ingin bersama akhawat. Tapi buat masa ni dakwah family adalah utama. Membaca satu blog ada kat tepi nu..tentang da’I dan org tuanya..sajak sebenarnya..diri ini sedang belajar dengan persekitaran..

Pengembaraan bermula minggu lepas. Program ex matrik. Baru kenal dengan akhawat matrik..kalau tak selama ni kenal dengan akhawat sekolah saja..huhu. banyak benda la mgenali mereka..berprogram bersama..banyak yg dapat especially dari segi ukhuwah dan tarbiyah..alhamdulillah.. first time pergi ke bukit cahaya sri alam..owh terlalu banyak yang berlaku..ada student program sebelah dikatakan dimasuki benda halus menjerit dan mereka meminta bantuan kami..ana pun pi la sana..dan akhirnya kami menjalinkan ukhuwah dengan budak Bandar – PJ melayu yg sekular..but they r very nice person. Mereka biasa sahaja..bahkan tidak solat mungkin, sebab kami dapati dema tak bawa telekung pun.. tapi banyak benda yg buatkan mereka jadi macam tu..salah satunya family yg tak membantu, sekolah pun tidak membantu..maksudnya mereka tidak terdedah dengan persekitaran yang dapat membuatkan mereka mengenali islam..alhamdulillah..mereka menerima kami akhawat yg bertudung labuh ni dengan amat baik sekali dan amat berterima kasih atas usaha kami membantu kawan dema. Sikap yg sangan ana kagumi – melayan tetamu dan sangat menghargai org yang membantu mereka. Dema masakkan nasi goreng untuk akhawat yg dating jumpa dema. Ukhuwah sesame mereka yang sangat mantap. Tak tinggalkan kawan yang dalam kesusahan n bersama-sama susah n senang. Dema pandai masak ceh..tapi sedap bangat kek yang dimasak budak laki tu..nak mintak resepi..sedap yang amat.. moga hidayah Allah bersama kalian ya sahabat… di program ni juga..belajar satu lagu yg sangat best.. maher zain- always be there..alhamdulillah.. program ni sebenarnya berbeza dengan program lain – cuba untuk keluar dari kepompong..n ana sangat suka dengan perubahan ini. Sebagai contoh – penggunaan sound effect, penggunaan gambar, cara bercakap, berinteraksi dsb..

Seterusnya iic..secara jujur di permulaannya..ana merasakan iic masih stereotype..tidak ada perubahan..masih di takuk lama..yes. di beberapa sisi..tapi secara jujur juga..saya sangat suka dengan iic..mungkin kerana sangat menyayangi dakwah sekolah..alhamdulillah..2 akhawat taman Islam datang..finally.. naik nama taman islam di program iic..walaupun taman islam belah akhawat ni tahap anak buluh betong..tapi ok la..buat 2 akhawat tu..moga istiqomah ya..moga hidayah dan rahmat Allah sentiasa bersama kita..buat diba- teruskan luruskan niat keyh..IIC- oh..macam-macam halangan..alhamdulillah Berjaya sampai ke akhirnya..ana akan cuba upload gambar n montaj yg ana buat..ana buat yer..yes..tapi saya mmg tak reti..Cuma terkesan kata-kata sorg akhawat ni..bila ana cakap ana tak reti sebenarnya then dia cakap – ish..mungkin ini tempat kita, setiap org ada posisi..so buat yg terbaik (ayat rekaan tak ingat ayat sebenar)..tapi kata-kata akhawat tu buatkan ana sangat bersemangat n optimis – yes setiap org ada kelebihan kita disini- program ni buatkan ana banyak belajar ttg program – n jadi simple person – mudahkan jangan mempersulit. Ana rasa ana makin rapat dengan sorg akhawat ni – mas’ulah program n semakin mengenali dia n banyak belajar n banyak menilai. Ana banyak menilai para qiadah yang berada di sana sebenarnya..termasuklah murabbiyah ana. Terkadaang ana ada banyak perkara yg ana agak tak bersetuju dengan caranya..tapi tolak tepi itu semua- dia hanya insan biasa Cuma saya mendoakan agar dia mampu mengubah sedikit caranya- saya akan gtau dia- mungkin satu sisi dan sebenarnya banyak lagi sisi kebaikannya dan tidak ada yang sempurna.terlalu banyak saya belajar darinya dan dia tidak pernah menghilangkan tsiqah saya terhadapnya. Segala kelakuan qiadah itu saya nilai dan yang saya tidak bersetuju akan terus dinilai dan selagi tidak mendapat sisi kebaikan saya tidak akan ambil. Dan saya tidak mahu implemenkan kepada anak halaqah saya – saya ingin memberikan tarbiyah yang terbaik buat anak halaqah saya. Mohon hanya pada Allah..ni sudah berubah tajuk..

Iic juga ana menjadi bendahari..first time jadi bendahari program besar..simple gak r..takla pening mana. Alhamdulillah Allah memudahkan urusan ana untuk ana tak pening megadap segala jenis wang n angka. Jazakumullahukhairan jaza’ kepada ikhwah wa akhawat yang banyak menyumbang demi kelancaran dan keberlangsungan program ini. Moga menjadi amal yang tidak pernah putus..

Taman islam akan diteruskan – dapat 1 mesej. Huhu..terkejut. ana bajet taman islam akan ditutup..but sekarang ni do not know..ramai yg perlu focus ipt..

Perjalanan seterusnya pagi-pagi akhawat kejut. Temankan ana pi hantar akhwat ke shah alam..orait bebeh .dalam mamai-mamai tuh..

Kajang- shah alam- kajang-cheras

Cheras.date dengan anak halaqah.pi umah wardah..dok menuntut janji..alhamdulillah selamat sampai tapi lambat giler..sob sob..mohon ampun pada Allah. dema 3 org.

dapat satu kata kata..

Diba: habistu macamana?

Teha : so..teruskan perjuangan.

YES!..jazakillah khair teha..nti mmg optimis n buatkan akak sentiasa positif.suka cakap dengan anti. N cuka cakap dengan antunna..antunna insae harapan sebenarnya..akan mengharapkan antunna mampu menjadi qudwah dan mampu beramal dengan amal yg baik..

Wardah.teruskan perjuangan..teruskan beramal..

Pertemuan yang singkat tapi buatkan ana berfikir dengan sangat panjang..dan amat merefleksi diri.

Sejak baca tunas tu..akak banyak pk..antunna akan sibuk..

Tapi bak kata anti..kalau ada org boleh buat kenapa kita tak boleh.kan? banyak lagi org sibuk tapi mampu beramal dengan baik..insyaAllah..

dan sebenarnya banyak lagi orang lain sibuk tapi mampu saja berkomitmen dengan dakwah ni dan tidak menjadikan sibuk sebagai satu alasan..

bahkan keberadaan kita di jalan ni memang akan menyebabkan kita sibuk yang amat..tiada masa berpangku tangan..
terlalu banyak amanah yang perlu dilangsaikan berbanding masa yang kita ada..
nak tak nak kita saja...
ayuh ukhti..
kita sama-sama berganding tangan berganding bahu meringankan beban sesama kita..menjadikan halaqah tempat meningkatkan iman dan memberikan kontribusi sepenuhnya kepada jalan dakwah ni lillah..insya Allah
doa yang terbaik buat kita semua..