Thursday, July 19, 2012

Raudhah Al - Hub

bismillahirrahmanirrahim

Raudhatul Hub. - saya tak tahu dari segi tatabahasa betul ke tak. al ukht Ummi. kalau salah bgtau ya.

apa benda Raudhatul Hub ni. Taman Cinta. ke nak tulis Raudhatul Mahabbah? tapi dalam BM nya taman cinta / taman kecintaan.
apa dia ni?
ok.. introducing my medan Raudah Al-Hub.
satu tempat di mana beradanya insan2 yang saua cintai dan insan2 yang bakal saya cintai.
adik2 tersayang. yang akan bersama2 dengan saya dalam tarbiyah insya Allah.

dah dapat?
pengganti taman Islam. a.k.a SMKAKL
saya akan panggil tempat ni Raudhah, memandangkan dulu panggi SMKA KL sbg Taman Islam.

setelah hampir setahun lebih di sini, bersama2 medan ini, baru saya jatuh cinta pada medan ni.
alhamdulillah.
banyak cabarannya.
saya memulakan batch baru ni dengan perancangan cemerlang.
dengan sistem tajmik yang saya kenal mereka strat from A.
alhamdulillah.
setiap sesi tajmik yang berlangsung saya ada bersama2.
saya mengharapkan agar mereka istiqomah di jalan Islam.

berkaitan pihak sebelah sana.
bak kata kak syida,
kita buat kerja kita.
abaikan. jangan difikirkan kerja orang - nanti kita risau kerja orang, kerja kita tak jalan.
dan bagi saya sendiri.
perbaiki kelemahan dengan evaluasi yang telah dilakukan
tambahkan dos tarbiyah
tambahkan dos ukhuwah
tambahkan dos ruhiyah
dalam masa yang sama balancekan dengan dos fikrah
gandakan doa
gandakan ikhlas dalam beramal.

ikhlas,
ikhlas,
ikhlas.
sebenarnya apa yang kita buat adalah usaha kita.
tapi sebarang hasil adalah datang dari Allah jua.
samada kita berjaya membina anak usrah kita, itu adalah kerja Alah yang memberikan hasil.
tapi kita sebagai manusia kena gunakan konseptawakal.
iaitu usaha sehabis baik,the rest serahkan pada Allah.
perbaiki setiap kelemahan dalam usrah
perbaiki setiap kelemahan dalam program
tingkatkan mutabaah diri sendiri
tingkatkan hubungan dengan Allah
dan serahkan pada Allah.
moga akan terbentuknya kader2 dakwah yang akan mengemban dakwah ini,
luruskan niat
jangan berasa bangga jika ada anak2 usrah yang berjaya
astaghfirullahalazim
itulah perosak kepada sebuah pembinaan dan kaderisasi.
ikhlas dan terus ikhlas walaupun mungkin banyak cabarannya.
Allah..

bersama adek2 Raudhah saya akan terus berjuang dan terus ikhlas.
alhamdulillah
hampir siap takwim satu sem beserta bahan2
hanya perlu slot in
dan saya perlu study...
Allah..
permudahkan dakwah kami
ikhlaskan dakwah kami
ya Allah
hanya padaMu kami bergantung harap.

Ramadhan 1433

Ramadhan yang menjelang ...

di sana sini, umat memperkatakan tentang tibanya Ramadhan
di mana-mana sahaja Ramadhan dan ramadhan

alhamdulillah
tapi renung sejenak dalam hati
adakah ketibaan Ramadhan juga disambut dengan penuh meriah oleh hati kamu
adakah ketibaan Ramadhan disambut dengan penuh harap oleh hati kamu
adakah ketibaan Ramadhan disambut dengan penuh kegirangan oleh hati kamu

Allah..
Allah..
Allah..
sungguh tenang menyebut Allah.

aku memohon agar Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang diberkati dan dirahmati
ya Allah
Allahumma ballighna Ramadhan..
temukan aku dengan Ramadhan ini,
bantu aku merasai roh ramadhan
lembutkan hati ini,
agar air mata taubat mudah mengalir..

Allah..
hanya padaMu aku memohon
jadikan Ramadhan ini, Ramadhan yang amat bermakna dan berkualiti..
Allah

KD

bismillahirrahmanirrahim

sebenarnya nak pi KD - Kafilah Dakwah
saya nak menyahut seruan Kafilah Dakwah
tapi bila terlalu last minute keputusan gini, rasa goyah la pulak.
Allah.
Allah.
Allah.
Allah.
tak tahu...tak pernah pergi, melainkan edar sendiri,bukan KD.
Allah.
Allah.
Allah...
saya taknak menjadi orang yang beralasan untuk dakwah

Wednesday, July 11, 2012

tazkirah kerinduan hati menantikan ramadhan..

Bulan Ramadhan : Stasiun Besar Musafir Iman
Ustadz KH Rahmat Abdullah (Ketua MPP Partai Keadilan)

Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran
rendah, menjadi semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah
api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan
maksimum, angin pun berhembus. Edaran yang pasti pada keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan.
Ruh pun, dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH, menerobos kesulitan
mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan gravitasi ‘bumi jasad’
memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala. Kini di
bulan ini ia jadi begitu ringan, menjelajah ‘langit ruhani’. Carilah bulan, diluar
Ramadhan, saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat
kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama di malam hari
menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan ‘ular harta’ yang membelitnya. Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap eraterat fitrah dan karakternya.
Marhaban ya Syahra Ramadhan Marhaban Syahra’ Shiyami Marhaban ya Syahra
Ramadhan Marhaban Syahra’l Qiyami

Keqariban di Tengah Keghariban
Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang bersahaja, saat ia
bertanya: "Ya Rasul ALLAH, dekatkah Tuhan kita, sehingga saya cukup berbisik saja
atau jauhkah Ia sehingga saya harus berseru kepada-Nya?" Sebagian kita telah begitu
‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain merasa bebas ketika ‘beban-beban orang
bertuhan’ telah mereka persetankan. Bagaimana rupa hati yang Ia tiada bertahta
disana? Betapa miskinnya anak-anak zaman, saat mereka saling benci dan bantai.
Betapa sengsaranya mereka saat menikmati kebebasan semu; makan, minum, seks,
riba, suap, syahwat, dan seterusnya. padahal mereka masih berpijak di bumi-Nya.

Betapa menyedihkan, kader yang grogi menghadapi kehidupan dan persoalan,
padahal Ia yang memberinya titah untuk menuturkan pesan suci-Nya. Betapa
bodohnya masinis yang telah mendapatkan peta perjalanan, kisah kawasan rawan,
mesin kereta yang luar biasa tangguh dan rambu-rambu yang sempurna, lalu masih
membawa keluar lokonya dari rel, untuk kemudian menangis-nangis lagi di stasiun
berikut, meratapi kekeliruannya. Begitulah berulang seterusnya.
Semua ayat dari 183-187 surat Al-Baqarah bicara secara tekstual tentang puasa.
Hanya satu ayat yang tidak menyentuhnya secara tekstual, namun sulit untuk
mengeluarkannya dari inti hikmah puasa. "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya
kepadamu tentang Aku, maka (katakanlah): ‘Sesungguhnya Aku ini dekat…" (Qs. 2
:185).

Apa yang terjadi pada manusia dengan dada hampa kekariban ini? Mereka jadi pandai tampil dengan wajah tanpa dosa didepan publik, padahal beberapa meni sebelum atau sesudah tampilan ini mereka menjadi drakula dan vampir yang haus darah, bukan lagi menjadi nyamuk yang zuhud. Mereka menjadi lalat yang terjun langsung ke bangkai-bangkai, menjadi babi rakus yang tak bermalu, atau kera, tukang tiru yang rakus. Bagaimana mereka menyelesaikan masalah antar mereka? Bakar rumah, tebang pohon bermil-mil, hancurkan hutan demi kepentingan pribadi dan keluarga, tawuran antara warga atau anggota lembaga tinggi negara, bisniskan hukum, jual bangsa kepada bangsa asing dan rentenir dunia. Berjuta pil pembunuh mengisi kekosongan hati ini. Berapa lagi bayi lahir tanpa status bapak yang syar’i? Berapa lagi rakyat yang menjadi keledai tunggangan para politisi bandit?
Berapa banyak lagi ayat-ayat dan pesan dibacakan sementara hati tetap membatu?
Berapa banyak kurban berjatuhan sementara sesama saudara saling tidak peduli?

Nuzul Qur-an di Hira, Nuzul di Hati

Ketika pertama kali Alqur-an diturunkan, ia telah menjadi petunjuk untuk seluruh manusia. Ia menjadi petunjuk yang sesungguhnya bagi mereka yang menjalankan perintahNya dan meninggalkan laranganNya. Ia benar-benar berguna bagi kaum beriman dan menjadi kerugian bagi kaum yang zalim. Kelak saatnya orang menyalahkan rambu-rambu, padahal tanpa rambu-rambu kehidupan menjadi kacau. Ada juga orang berfikir, malam qadar itu selesai sudah, karena ALLAH menyatakannya dengan Anzalna-hu (kami telah menurunkannya), tanpa melihat tajam-tajam pada kata tanazzalu’l Ma-laikatu wa’l Ruhu (pada malam itu turun menurunlah Malaikat dan Ruh), dengan kata kerja permanen. Bila malam adalah malam, saat matahari terbenam, siapa warga negeri yang tak menemukan malam; kafirnya dan mukminnya,fasiqnya dan shalihnya, mu-nafiqnya dan shiddiqnya, Yahudinya dan Nasraninya?Jadi apakah malam itu malam fisika yang meliput semua orang di kawasan?Jadi ketika Ramadhan di gua Hira itu malamnya disebut malam qadar, saat turun sebuah pedoman hidup yang terbaca dan terjaga, maka betapa bahagianya setiap mukmin yang sadar dengan Nuzulnya Alqur-an di hati pada malam qadarnya masingmasing, saat jiwa menemukan jati dirinya yang selalu merindu dan mencari sang Pencipta. Yang tetap terbelenggu selama hayat dikandung badan, seperti badan pun tak dapat melampiaskan kesenangannya, karena selalu ada keterbatasan bagi setiap kesenangan. Batas makanan dan minuman yang lezat adalah kterbatasan perut dan segala yang lahir dari proses tersebut. Batas kesenangan libido ialah menghilangnya kegembiraan di puncak kesenangan. Batas nikmatnya dunia ialah ketika ajal tiba-tiba menemukan rambu-rambu

Alqur-an dulu, baru yang lain
Bacalah Alqur-an, ruh yang menghidupkan, sinari pemahaman dengan sunnah dan
perkaya wawasan dengan sirah, niscaya Islam itu terasa ni’mat, harmoni, mudah,
lapang dan serasi. Alqur-an membentuk frame berfikir. Alqur-an mainstream
perjuangan. Nilai-nilainya menjadi tolok ukur keadilan, kewajaran dan kesesuaian
dengan karakter, fitrah dan watak manusia. Penguasaan outline-nya menghindarkan
pandangan parsial juz-i. Penda’wahannya dengan kelengkapan sunnah yang
sederhana, menyentuh dan aksiomatis, akan memudahkan orang memahami Islam,
menjauhkan perselisihan dan menghemat energi ummat.

Betapa da’wah Alqur-an dengan madrasah tahsin, tahfiz dan tafhimnya telah
membangkitkan kembali semangat keislaman, bahkan di jantung tempat kelahirannya
sendiri. Ahlinya selalu menjadi pelopor jihad di garis depan, jauh sejak awal sejarah
ummat ini bermula. Bila Rasulullah meminta orang menurunkan jenazah dimintanya
yang paling banyak penguasaan Qur-annya. Bila me-nyusun komposisi pasukan,
diletakkannya pasukan yang lebih banyak hafalannya. Bahkan di masa awal sekali,
‘unjuk rasa’ pertama digelar dengan pertanyaan ‘Siapa yang berani membacakan surat Arrahman di Ka’bah?’. Dan Ibnu Mas’ud tampil dengan berani dan tak menyesal ataujera walaupun pingsan dipukuli musyrikin kota Makkah.

Puasa: Da’wah, tarbiah, jihad dan disiplin
Orang yang tertempa makan (sahur) di saat enaknya orang tertidur lelap atau berdiri
lama malam hari dalam shalat qiyam Ramadhan setelah siangnya berlapar-haus, atau menahan semua pembatal lahir-batin, sudah sepantasnya mampu mengatasi masalah masalah da’wah dalam kehidupannya, tanpa keluhan, keputusasaan atau kepanikan. Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan di tengah badai takkan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam, lapar dan haus di terik siang. Mereka terbiasa memburu dan menunggu target perjuangan, jauh sampai ke akhirat
negeri keabadian, dengan kekuatan yakin yang melebihi kepastian fajar menyingsing.
Namun bagaimana mungkin bisa mengajar orang lain, orang yang tak mampu
memahami ajarannya sendiri? "Faqidu’s Syai’ la Yu’thihi" (Yang tak punya apa-apa
tak akan mampu memberi apa-apa). Wahyu pertama turun di bulan Ramadlan, pertempuran dan mubadarah (inisiatif) awal di Badar juga di bulan Ramadlan dan Futuh (kemenangan) juga di bulan Ramadlan. Ini menjadi inspirasi betapa madrasah Ramadhan telah memproduk begitu banyak alumni unggulan yang izzah-nya membentang dari masyriq ke maghrib zaman. Bila mulutmu bergetar dengan ayat-ayat suci dan hadits-hadits, mulut mereka juga menggetarkan kalimat yang sama. Adapun hati dan bukti, itu soal besar yg menunggu jawaban serius.

...

maafkan saya andai saya berkasar bahasa
bukan maksud saya
tapi saya mengharapkan anda semua menjadi proaktif
dan bukan menjadi pasif
ya mungkin aktif di medan
pasif di maya
tapi ...
kami perlukan respon di alam maya juga.
ampuni aku Rabbi.bimbing kami.

Tuesday, July 10, 2012

hujung minggu bersama dakwah

bismillahirrahmanirrahim

alhamdulillah, hujung minggu yang baru lepas
membawa seribu satu makna. 
alhamdulillah 

bermula jumaat sebaik habis sekolah. terus drive ke Kuala Kubu Bharu - Kem bina Semangat untuk program Multinas. alhamdulillah. walaupun baru balik sekolah, tapi saya tidak mengantuk sepanjang perjalanan 2jam30minit. alhamdulillah. 
di MULTINAS, banyak benda yang saya dapat. antaranya kisah2pengorbana yang saya dan solihah sama2 ungkitkan kembali. ya betul. pengorbanan. dan ketepatan masa ikhwah akhwah
walaupun agak bengang dengan sang ketua. tapi nak buat macamana. kena bersabar dan perlu di i'laj selepas ini. 
keesokannya dengan team pengkaderan IPT dan matrikulasi. 
saya sebenarnya dah bertahun2 nak join multinas, hingga saya dengan sukarela nak jadi ajk. tapi saya tetap tak dapat teruskan sampai habis multinas 

dengan rasa sangat tak nak balik. tapi saya perlu balik untuk hak2 kepada keluarga dan saudara mara. 
sepanjang2 perjalanan memang hati menafikan nak pulang. tapi hakikatnya saya sudah berada dalam perjalanan pulang.
bertolak jam 5.00 petang sampai di rumah nenek jam 7.30 petang.
serius sangat mengantuk. sampai dah tersengguh2 dan dah terhoyong hayang bawak keta kat guthrie. 
stop kejap dan tidur kejap. dan dapat solusi.makan asam yang mak tertinggal dalam kereta.terus segar.
alhamdulillah Allah menyelamatkan saya dan perjalanan saya selamat sampai ke destinasi alhamdulillah.

sampai di rumah nenek, salam dengan semua makcik pakcik. rupaya ramai yang tak ada. lagilah membuatkan saya rasa, ya Allah. nak duduk dalam multinas!
dan ada peristiwa yang menakjubkan, selepas solat maghrib, ada bacaan yasin saya tak tahu kenapa hati saya sangat sangat sayu. saya cakap kat hati.jangan nangis jangan nangis ni ramai orang. hati saya terasa sangat lembut. sambil membaca yasin dan menghabiskan bacaan doa lepas yasin@tahlil, menerjah kenalam kotak fikiran saya kesalahan yang saya lakukan. dan saya memohon ampun semahunya. hati saya terasa sangat lembut, tapi saya pujuk mata jangan keluarkan air mata. Allahuakbar. ada satu aura ketenangan dan keinsafan masuk dalam diri.
selepas tu, solat isyak dan solat jemaah hajat. 
solat isyak saya masih boleh cover, tapi waktu pakcik saya bagi penerangan pasal solat hajat, apa yang nak diminta saya rasa dah tahap air mata memang nak keluar. dan seusai mengangkat takbir, berderailah air mara. jatuh menitik dengan deras. 
subahanallah 
hati terasa lembut 
hati terasa insaf 
hati terasa amat mudah bertaubat.
entah kenapa.
hati yang keras selama ini,terasa sangat lembut
dan mata yang beku,mudah sekalimeluncurkan titisan jernih 
terima kasih Allah. 
memberikan aku nikmat 

Allahuakbar!
satu kesimpulan, bila berada dalam suasana yang baru 
eg : sebelum ni, tdur di bilik masak, hari ni berada bersama2 sedara mara dirumah nenek, 
suasana baru seolah2 memberikan hati yang baru.
Allahuakbar 
alhamdulillah 

ahadnya 
be-rehlah bersama adik2 comel 
alhamdulillah ramai yang turun 
jumlah semua 36 orang yang berehlah 
nice
ukhuwah hebat dan mantap
alhamdulillah. 
sangat bersyukur dimudahkan banyak urusan

seterusnya ,
next step.
insya Allah.perancangan tersusun rapi.hanya menunggu untuk dilaksanakan 

moga Allah permudahkan urusan kami 
walaupun bila bersama2 ISMA ni banyak kata2 nista buat kami 
eiceh. hihi.betul pe. 
ramai yang menafikan ISMA
entah
saya doa moga Allah meberikan saya syurga firdausi =)
saya sayang dakwah ni. 

isnin yang kembali 
sibuk menjadi guru sekolah 
moga Allah memberkati rezeki yang saya dapat 
alhamdulillah diberikan sibuk 
cumanya saya harapkan moga kecuaian saya tidak meberi fitnah kepada dakwah 
saya cuba membuat yang terbaik. 

insya Allah 

p/s :Allahumma ballighna fi Ramadhan =D

buat ketua saya

bismillahirrahmanirrahim

segala puji bagi Allah
selawat dan salam ke atas junjungan besar nabi Muhammad saw

alhamdulilllah, masih di beri nikmat tarbiyah
banyak peluang yang Allah beri untuk beramal

cuma kadang2 mungkin kurang bersyukur . astaghfirullahhalazim

saya ada seorang ketua yang dari dulu saya mohon pada Allah, agar diberikan seorang ketua kepada saya dan kami. alhamdulillah. Allah telah berikan kepada saya seorang ketua

cuma, masalah sekarang ketua lebih suka berdiam diri.
tapi saya rasa, ketua sedang dalam fasa memerhati,
dalam fasa adapt
dan dalam fasa menyimpan energy untuk kembali bangkit
walaupun ketua kembali berdiam setelah ada satu masa dia bersuara sebentar dengan ruhul jadidnya
tapi saya tidak tahu kemana ruhul jadidnya pergi
tapi saya yakin,
ruhul jadidnya masih berada bersama2 ketua
hanya saja dia berdiam diri
dan sedang berfikir
mungkin dalam fasa membina satu tapak yang kukuh.
saya doakan ketua akan tenang, dan menjadi hebat untuk menjadi ketua
saya tahu, saya tak boleh push ketua
dia akan bangkit sendiri dan mengeluarkan kepala dari cengkerang apabila tiba masanya
saya hanya perlu bersabar dan membiarkan dngan tenang

saya juga sangat bersyukur Allah memberikan rakan yang hebat kepada ketua
alhamdulillah
saya pernah terdetik 'kalau beliau ini masuk dalam teamsaya alagkah hebatnya. tapi pastilah semua itu hanya mimpi di siang hari sebab dia adalah manusia yang sangat hebat,manakan mungkin akan bersama team saya'
6 bulan kemudian
perencanaan Allah itu memang miracle dan tidak diketahui
dia - insan yang saya kata hebat itu,
bersama saya dalam team saya.
alhamdulillah
ketua telah mendapat teman
dan saya harap, orang yang hebat itu boleh membina satu legacy dan kekuatan bersama ketua saya

apa2 pun buat ketua
saya doakan ketua diberikan ketenangan
ketua diberikan kekuatan
ketua diberikan kehebatan dalam berfikir
dan ketua diberikan kehebatan dalam meneraju team kita

ambillah masa berapa banyak yang ketua nak
saya harap ketua tidak berdiam terlalu lama
sebab saya dan kami amat memerlukan ketua
saya amat memerlukan ketua

saya tetap akan setia menanti ketua..
insya Allah.